Menkes, BPOM dan IPB Wajib Publikasikan Susu Formula Terkontaminasi Bakteri

Posted by: MUHAMAD HUSNUL R  :  Category: Uncategorized

Thursday, 27 January 2011
JAKARTA (SINDO) – Mahkamah Agung (MA) memutuskan menolak kasasi yang diajukan Menteri Kesehatan (Menkes), Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM),dan Institut Pertanian Bogor (IPB) perihal susu formula.

Dengan putusan itu,maka Menkes, BPOM, dan IPB diharuskan mengumumkan kepada publik produk- produk susu formula yang dinyatakan terkontaminasi bakteri. “Menghukum para tergugat secara bersama- sama untuk memublikasikan hasil penelitian IPB di media cetak atau elektronik,”kata Ketua Majelis Hakim Harifin Tumpa seperti yang tertera dalam putusan yang dipublikasikan melalui laman http://www.mahkamahagung.go.id tersebut.

Gugatan ini bermula dari gugatan praktisi hukum David Tobing terhadap IPB,BPOM,dan Menkes pada 2008 ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Ketiga lembaga tersebut dinilai telah membuat kekhawatiran dan keresahan akibat pernyataannya perihal hasil penelitian IPB tentang merek susu formula yang terkontaminasi bakteri Enterobacter Sakazakii. Karena pernyataan itu, David yang kedua anaknya mengonsumsi susu formula meminta agar ketiga lembaga tersebut mengumumkan jenis dan nama susu formula yang telah terkontaminasi bakteri Enterobacter Sakazakii. Selain Harifin, perkara tersebut diputus oleh majelis hakim yang beranggotakan I Made Tara dan Muchsin.Sebenarnya, perkara tersebut telah diputus pada April 2010.

Namun, MA baru mengumumkan secara lengkap melalui situsnya baru-baru ini. Majelis hakim menilai, jika penelitian mengandung kepentingan masyarakat banyak, maka harus dipublikasikan agar masyarakat lebih waspada. Sementara itu, David Tobing mengaku senang dengan putusan tersebut. Dirinya mengaku baru mengetahui putusan tersebut dari wartawan. David melalui pernyataan pers mengatakan, dengan dikeluarkannya putusan yang kembali menghukum para tergugat, sudah sangat jelas telah terbukti adanya perbuatan melawan hukum. “Perbuatan melawan hukum tersebut adalah ketika penelitian yang dilakukan oleh tergugat I dan tindakan para tergugat yang tidak memublikasikan nama-nama dan jenis susu formula yang terkontaminasi Enterobacter Sakazakii serta tindakan para tergugat yang tidak dapat meredam keresahan pada masyarakat,”tegasnya.

David juga mengatakan, berdasarkan putusan MA tersebut,para tergugat harus melaksanakan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,yakni secara bersama-sama memublikasikan hasil penelitian yang dilakukan tergugat I (IPB).Terutama pada nama-nama dan jenis produk susu formula yang terkontaminasi Enterobacter Sakazakii. (kholil)

 

 

sumber : http://www.kopertis12.or.id/2011/01/28/menkes-bpom-dan-ipb-wajib-publikasikan-susu-formula-terkontaminasi-bakteri.html

Hello world!

Posted by: MUHAMAD HUSNUL R  :  Category: Uncategorized

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!